Auto Detailing

Auto Detailing adalah bentuk perawatan kendaraan anda dengan menyeluruh dan detail sampai ke celah-celah bagian kendaraan anda, bahkan sampai ke pori-pori lapisan luar cat anda. Auto Detailing sendiri telah ada sejak awal tahun 1800 seiring dengan diproduksinya produk car wax pertama oleh Bischofsheim dan diikuti oleh Menzerna kemudian Frank Meguiar.

Perlu digaris bawahi bahwa Auto Detailing berbeda dengan salon mobil yang banyak ditemukan dipasaran Indonesia jika mengacu pada standar Auto Detailing internasional yang disepakati oleh IDA (International Detailer Association).

Pada salon mobil biasanya hanya mengacu pada waktu pengerjaan yang singkat tanpa memperhatikan detail baik pada setiap celah bagian mobil maupun pada pengerjaan permukaan cat. Sedangkan pada Auto Detailing sesungguhnya benar-benar memperhatikan detail baik dari sisi kebersihan celah-celah maupun hasil akhir kondisi cat mobil serta dari segi perawatan jangka panjangnya.

Autodetailing yang sesungguhnya harus melalui beberapa tahap pengerjaan dengan standar alat, bahan maupun hasil yang ingin dicapai disetiap tahapnya. Berikut adalah tahapan pengerjaan auto detailing yang sesuai dengan standar kerja Auto Detailing yang benar :

Cara Mencuci Kendaraan
Cara Mencuci Kendaraan
DSCF0074
Safety Masking
DSCF0091

Tahap 1 – Persiapan atau yang biasa disebut PREP.

Tahap ini merupakan tahap persiapan awal dalam proses Auto Detaling, membersihkan kendaraan dari kotoran dan kontaminasi material akibat oksidasi cuaca menjadi fokus utama pada tahap ini. Berikut adalah jenis pekerjaan yang kami lakukan pada tahapan persiapan:

  • Washing (Pencucian Kendaraan)

Pada tahap pencucian, kami mengacu pada standar pencucian yang baik dan benar. Tahap pencucian merupakan bagian penting dalam conteks perwatan kendaraan dan sangat berpengaruh terhadap kondisi pasca pengerjaan Autodetailing itu sendiri.

Apabila proses pencucian salah, maka sebaik apapun kualitas pengerjaan disetiap tahapan proses Autoditailing tidak akan memberikan hasil yang maksimal dalam jangka panjang.

Ada beberapa tahapan pencucian yang penting diperhatikan agar kondisi kendaraan anda tetap terjaga setelah proses autodetailing dilakukan diantaranya adalah :

Waktu Pencucian. Waktu yang dipilih sebaiknya adalah sore atau kondisi mobil tidak dalam keadaan panas, baik karena pemakaian maupun jika terpapar sinar matahari langsung.

Apabila kendaraan dicuci dalam keadaan yang tidak diperbolehkan diatas maka hasilnya pasti akan menimbulkan masalah, seperti pada permukaan cat kendaraan yang dapat menimbulkan jamur dan flek waterspoting.

Metode Pencucian. Metode yang digunakan juga harus dapat meminimalisir dampak dari cara pencucian yang salah seperti;

1. Wajib menggunakan dua wadah ember berbeda dilengkapi dengan grid pelindung dibagian dasarnya yang ditujukan untuk mengurang menempelnya kembali kotoran yang telah disapu oleh lap yang digunakan;

2. Wajib menggunakan lap yang sesuai dalam segi keamanan, seperti washmitt khusus dengan kisi-kisi yang lembut atau minimal menggunakan micro fiber dengan celah-calah halus untuk menyimpan kotoran agar tidak menumbulkan baret halus pada permukaan yang disapu.

3. Menyapu kotoran dengan pola alur sapuan dari bagian atas mobil ke bagian bawah mobil.

Kualitas air dan cairan pembersih yang digunakan. Dalam proses pencucian kami sangat mengajurkan untuk menggunakan air pam/air suling dikarenakan kadar besi dari air tanah sangatlah berpengaruh terhadap tumbuhnya jamur atau timbunya waterspoting setelah pencucian dilakukan.

Cairan pembersih yang digunakan juga wajib diperhatikan dikarenakan banyak cairan pembersih yag mengandung strong acid dan belum ph Balanced yang juga berpengaruh terhadap timbulnya flek pada permukaan cat dan tentunya sangat mempengaruhi ketahanan lapisan proteksi cat.

Proses pengeringan kendaraan. Standar pengeringan kendaraan yang telah dicuci yang baik dan benar adalah menggunakan media lap yang berbahan micro fiber atau yang biasa disebut waffle micro fiber. dan pengeringan harus sempurna sampai ke celah disarankan menggunakan wind blower agar maksimal dan tidak menimbulkan flek akibat air yang tertahan dicelah-celah kendaraan.

  • Tar & Bugs Removing (Claying)

Setelah kendaraan dicuci dengan baik dan benar, tahapan persiapan selanjutnya adalah proses menghilangkan oksidasi yang menempel dipermukaan cat kendaraan akibat aspal, getah dan kontaminan lainnya menggunakan media lilin khusus atau yang biasa disebut Clay. Pada proses ini permukaan cat kendaraan akan disapu menggunakan lilin yang dipadukan dengan cairan khusus meluruhkan kontaminan diatas yang biasa disebut Tar & Bugs remover liquid atau dapat juga menggunakan Quick Detailer (QD).

  • Masking & Inspection (Pembilasan dan Inspeksi)

Tahapan ini adalah tahapan final dalam proses persiapan melakukan Autodetailing. Setelah kendaraan dirasa bersih dan bebas dari kotoran serta kontaminan yang menempel pada setiap bagian kendaraan terutama lapisan permukaan cat, setiap bagian mobil akan dibilas ulang menggunakan air suling untuk memastikan setiap residu kotoran hasil pembersihan terbilas bersih.

Selanjutnya detailer akan melakukan inspeksi ulang setiap detail bagian yang telah dibersihkan dan memasangkan tape/solasi pelindung pada bagian yang rentan terkena sapuan mesin yang digunakan pada tahap selanjutnya yaitu tahap Paint Correction.

DSCF0154
DSCF0154
DSCF0114
Paint Correction

Tahap 2 – Koreksi Cat Kendaraan (Paint Correction)

Dalam tahap ke-2 ini merupakan tahap yang terpenting yang menentukan kualitas hasil kinerja dalam jasa autodetailing, dikarenakan jika hasil pengerjaan pada tahap ini tidak sempurna maka hasil secara keseluruhan autodetailing dianggap buruk atau gagal.

Untuk itu kami 28autodatailing sangat mengutamakan hasil dari tahapan ini, hal  tersebut terbukti dengan SOP teknik, bahan dan alat demi menunjang hasil yang maksimal dan sempurna sebagai nilai lebih dari jasa yang kami tawarkan.

  • Proses Cutting

Pada tahap cutting atau yang biasa disebut dengan tahap compounding atau pemotongan adalah tahapan dimana detailer melakukan koreksi kondisi cat kendaraan dengan menghilangkan cacat ringan yang terdapat pada lapisan terluar cat kendaraan seperti; Baret halus jaring laba-laba, kerak jamur dan efek kulit jeruk serta over spray yang terdapat pada cat kendaraan.

  • Proses Polishing

Setelah dilakukannya proses cutting, tahap selanjutnya adalah proses polishing atau pemolesan yang ditujukan untuk mengembalikan kecerahan warna dan mengembalikan kilap kendaraan anda seperti baru kembali.

  • Proses Glazing

Proses glazing merupakan tahapan akhir dari rangkaian proses dalam tahap ke-2 atau paint correction, dalam tahap ini detailer akan melakukan penyempurnaan dalam proses koreksi cat berupa menghilangkan bekas sisa alur mesin dari tahap koreksi sebelumnya dan memaksimalkan tingkat kecerahan dan kilap cat kendaraan anda.

DSCF0031
DSCF0031
DSCF0009
Paint Protection

Tahap 3 – Proteksi Cat Kendaraan (Paint Protection)

Setelah melalui tahap koreksi permukaan cat kendaraan anda guna menghilangkan cacat ringan dan pengembalian kecerahan serta kilap kendaraan anda, kondisi permukan cat kendaraan anda sudah kembali dalam keadaan yang prima seperti sedia kala namun sangat rentan terhadap masalah-masalah seperti yang anda hadapi sebelumnya dikarenakan permukaan cat kendaraan anda dalam status telanjang atau tanpa lapisan proteksi.

Untuk terus menjaga agar cat kendaraan anda tetap dalam keadaan prima maka kami sangat menganjurkan anda untuk memproteksi cat kendaraan anda agar tidak kembali pada kondisi kendaraan sebelum mengalami proses Aautodetailing.

Terdapat banyak jenis proteksi kendaraan dengan berbagai merek dipasaran, kami menggunakan jenis proteksi Nano Ceramic dengan brand G-Techniq yang berasal dari Inggris (UK) sebagai brand yang kami anggap terbaik saat ini. Untuk penjelasan lebih lanjut anda dapat membuka halaman mengenai paint protection kami dengan meng-klik button dibawah.

Tahap 4 – Tahap pembersihan detail (Comprehansive Detailing)

Tahap pembersihan secara detail dan komprehensif adalah tahapan akhir dalam proses Autodetailing. hal ini mencakup beberapa bagian seperti :

Interior Detailing

Kami melakukan pembersihan secara detail bagian interior kendaraan sampai kebagian celah-celah interior kendaraan anda, adapun beberapa step pembersihan yang kami lakukan pada interior kendaraan :

Dasboard, Trim & Vinyl Wipe

Membersihkan dan melapisi setiap panel interior kendaraan anda dengan menggunakan cairan perawatan khusus.

Fabric & Leather Seat Treatment

Mensanitasi dan melapisi setiap jok kendaraan anda agar kembali dalam kondisi prima

Brushing, Scrubbing & Shampooing

Mensanitasi dan mensterilisasi karpet dan lantai kendaraan anda dengan menggunaan mesin pembersih dengan bulu sikat khusus serta detergent yang aman.

Deodorizing

Sebagai sentuhan akhir kami akan memberikan penyegar udara interior yang berfungsi untuk memberikan sensasi wewangian yang menyegarkan serta dapat mensterilisasi udara interior kendaraan anda.

DSCF0143
DSCF0143
DSCF0176
Interior Detailing
DSCF0138 2
DSCF0138
DSCF0027

Exterior Detailing

Selain melakukan pembersihan secara detail pada Interior, kami juga melakukan pembersihan bagian luar kendaraan secara detail dan komprehensif. Berikut adalah proses pembersihan exterior kendaraan yang kami lakukan :

Glass Windows treatment

Menghilangkan kontaminasi jamur dan bercak air yang dapat mengurangi kualitas kejernihan pandangan kaca mobil anda.

List panel detailing

Membersihkan kerak-kerak sisa air dan kotoran yang mengendap diselah-selah panel kendaraan

Engine Bay Detailing

Membersihkan ruang mesin hingga ke celah-celah bagian dalam mesin den meluruhkan kerak-kerak kotoran yang terdapat pada ruang mesin kendaraan anda.

Rim & Tire Detailing

Membersihkan selah-selah dari endapan kotoran akibat sisa air yang tertinggal pada velg kendaraan anda serta mengkilapkan roda kendaraan sehingga kendaraan anda dapat tampil prima.